founder GoGirl! Magazine
Banyak kendala yang harus dihadapi oleh Nina Moran dalam memulai usaha majalah ini. Misalnya, mulai dari sulitnya mencari pinjaman dari bank karena mereka ia masih terlalu muda, banyaknya hal yang masih harus dipelajari soal majalah karena ia belum memiliki background jurnalistik, hingga keraguan dari orang-orang akan usahanya ini. Namun keinginan dan keyakinan yang besar, serta keberaniannya dalam mengambil resiko yang telah ia perhitungkan, membuatnya terus melanjutkan niat hingga semua ini tercapai.
Menurut Nina Moran, idealisme dan bisnis seharusnya berjalan bersamaan, tidak bisa lebih condong ke salah satu. idealisme itu yang akan menjadi batasan, saat kita mulai berorientasi pada keuntungan atau lebih mementingkan sisi komersil. Majalah Gogirl! juga menjaga idealismenya, salah satunya dengan menjaga jumlah halaman yang dipakai untuk iklan. Walaupun terkesan sangat banyak iklannya, namun tetap iklan-iklan itu tidak boleh lebih dari 30% jumlah halaman majalah, dan bila banyak halaman yang terpakai untuk iklan, mereka akan mengimbanginya dengan kualitas isi ataupun dengan bonus yang diberikan pada pembaca.
Menurutnya, bagi anak muda yang ingin memulai usaha, dibidang apapun termasuk di industry kreatif, kesempatan masih terbuka lebar. Bahkan anak muda memiliki peluang yang besar karena ide-ide yang dimiliki biasanya merupakan ide baru yang fun dan fresh. Tinggal bagaimana kita melakukan persiapan, dan mengatur strategi untuk menentukan seperti apa usaha yang akan kita bangun itu.
Menurutnya, bagi anak muda yang ingin memulai usaha, dibidang apapun termasuk di industry kreatif, kesempatan masih terbuka lebar. Bahkan anak muda memiliki peluang yang besar karena ide-ide yang dimiliki biasanya merupakan ide baru yang fun dan fresh. Tinggal bagaimana kita melakukan persiapan, dan mengatur strategi untuk menentukan seperti apa usaha yang akan kita bangun itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar